AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK

Institute of Management eccountants mendefisinisikan akuntansi manajemen sebagai suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, pengakumulasian, penganalisaan, penyiapan, penginterpretasian, dan pengkomunikasian informasi finasial yang digunakan oleh manajemen untuk perenncanaan, evaluasi dan pengendalian organisasi serta untuk menjamin bahwa sumber daya digunakan secara tepat dan akuntabel.

Akuntansi Manajemen sektor publik berbeda dengan akuntansi keuangan. Akuntansi manajemen terkait dengan pemberian informasi pada pihak intern, sedangkan akuntansi keuangan pada pihak ekternal.
Akuntansi manajemen berperan dalam pemberian informasi historis dan prospektif untuk memfasilitasi perencanaan. Informasi akuntansi diperlukan untuk membuat prediksi-prediksi dan estimasi menegenai kejadian ekonomi yang akan datang dikaitkan dengan kedaan ekonomi dan politik saat ini.
Informasi akuntansi dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu: informasi sifatnya rutin, informasi kuantitatif dan kualitatif, dan informasi disampaikan melalui saluran formal(rapat dinas) atau informal.
Fungsi utama informasi akuntansi adalah sebagai alat pengendalian keuangan dan pengendalian organisasi. Pengendalian organisasi diperlukan untuk menjamin bahwa organisasi tidak menyimpang dari tujuan dan strategi organisasi yang telah ditetapkan.
Tahap perencanaan dan pengendalian manajerial ada 5, yaitu: perencanaan tujuan, perencanaan operasional, penganggaran, pengendalian, dan pelaporan. Peran utama akuntansi manajemen adalah memberikan informasi akuntansi yang relevan dan handal kepada manajer untuk perencanaan dan pengendalian organisasi.
Permasalahan dalam akuntansi manajemen antara lain : efisiensi biaya, kualitas produk dan pelayanan. Kualitas pelayanan publik yang tinggi dan murah, dapat diperoleh jika pemerintah menggunakan sistem informasi akuntansi manajemen yang modern. Biaya dalam organisasi sektor publik meliputi biaya input, biaya output dan biaya proses.
Proses penentuan biaya meliputi 5 aktifitas, yaitu: cost finding, cost recording, cost analyzing, strategic cost, reduction, dan cost reporting. Akuntansi manajemen dibutuhkan pada saat organisasi sektor publik akan melakukan investasi, yaitu untuk menilai kelayakan investasi secara ekonomi dan finansial. Penilaian investasi tersebut dengan menggunakan analisis efektifitas biaya yang cenderung dengan mudah dibandingkan menggunakan analisis biaya-manfaat. Akuntansi manajemen erat hubunganya dengan penganggaran karena akuntansi manajemen berperan untuk memfasilitasi terciptanya anggaran publik yang efektif. Selain itu akuantansi manajemen juga berperan dalam penyusunan indikator kinerja kunci.